» » » Sekolah Berkualitas Hak Siapa?

Assalamu’alaikum….

Sekolah merupakan tempat kita untuk belajar secara formal. Indonesia telah mewajibkan program WAJAR (Wajib Belajar) 12 tahun, yaitu dari SD selama 6 tahun , kemudian SMP 3 tahun dan dilanjut dengan SMA/SMK selama 3 tahun juga. Peraturan ini telah disebarluaskan hingga penjuru negeri. Tapi , apakah program itu telah berjalan dengan baik? Sepertinya belum. Banyak anak yang putus sekolah. Bukan hanya di daerah pelosok yang minim informasi dan cara pikir masyarakatnya yang kolot hingga banyak anak putus sekolah. Tengok saja di kota-kota besar , banyak anak putus sekolah dikarenakan biaya yang katanya mahal.

Untuk memperbaiki bangsa, pendidikan memang diharapkan menjadi salah satu solusi. Mak dari itu , pemerintah mencanangkan program WAJAR 12 tahun guna memperbaiki intelektual poemuda Indonesia. Untuk merealisasikan program tersebut tidaklah mudah. Perlu pertimbangan dari berbagai bidang. Hal yang paling fundamental yaitu finansialnya. Tanpa keuangan yang baik , pendidika wajib 12 tahun akan susah untuk dijalankan. Untuk saat ini Indonesia masih mengudahakan untuk memberika BOS sejumlah …… untuk siswa SD dan SMP , sedangkan untuk SMA ,hanya ada beasiswa khusus untuk kelaurnga yang kurang beruntung.

Walaupun sudah berbagai caara dilakukan untuk menerapkan program itu , masih sangat banyak warga yang merindukkan terangnya pendidikan. ….

Ketika kita telah mencangangkan program WAJAR 12 Tahun, sudah seharusnya pemerintah juga menyiapkan pendidikan yang berkulaitas agar tercipta akademisi yang berkualitas pula. Lalu bagaimana pendidikan yang berkualitas? Pendidikan berkualitas dapat tumbuh di sekolah efektif. Sekolah efektif sendiri merupakan lembaga pendidikan dimana manajemen sekolahnya baik dan terjadi kesinambungan. Secara kasar, sekolah efektif dapat diartikan dengan sekolah yang masuknya susah , biayanya mahal dan untuk lulus dari sekoalh itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Sekolah seperti itulah yang nantinya akan menciptakan pemuda yang berdaya saing.

Untuk menciptakan pendidikan berkualias memang butuh sekali dana yang besar. Misalnya , sekolah yang baik adalah sekolah yang memiliki fasilitas lengkap dan memiliki alat penunjang pembelajaran, Untuk menyediakan hal seperti itu dibutuhkan biaya yang besar. Jadi memang fakta sekolah yang baiak adalah sekolah yang biayanya mahal. Yang menjadi masalah adalah , siapa yang akan membayar ? jika semua biaya dibebankan pada wali murid, jelas terjadi kesenjangan. Banyak warga yang tidak sanggup untuk membayar sekolah yang berkualitas dan kesannya sekolah berkualitas dibangun hanya untuk orang-orang berkelas.

Itu adalah statement yang keliru. Pendidikan wajib untuk semua kalangan. Ya , semua kalangan. Kita tengok ke negeri seberang. Mana itu? Jerman. Tau? Pasti tau lah. Kita kan anak go internasional. Hehe. Gini loh sib, di Jerman itu, setiap pelajar kalau sekolah nggak mbayar tapi dibayar. Setiap anak diberi tunjangan pendidikan oleh pemerintah selama 16 tahun. Wooooww… sampai strata satu tuh. Luar biasa bukan? Coba kita bandingkan dengan Negara kita (tercinta) ini. Judulnya sih ada BOS. Udah tau lah itu apa. Tapi kok ya kurang maksimal ya? Berdasarkan pengalamanku sih, kalo sekolah yang operasionalnya murni dari dana BOS, kok ya kurang maksimal fasilitasnya. Berbeda sama sekolah yang mbayarnya mahal (walaupun udah ada dana BOS). Itulah salah satu bukti bahwa pendidikan berkualitas adalah pendidikan yang masuknya mahal, operasionalnya mahal, dan lulusnya pun mahal (berkelas maksudnya). Hehe

Saya rasa bersambung dulu yaaa… (cape ngetiknya)

Wassalam…

Created by Erien Setiana

About Agus Priyono

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply