» » Menjaga Hati

MENJAGA HATI
By Pradita Ajeng



Senja kali ini kembal imemelukku hangat, kali ini aku terkejut dengan ucapannya. Tak di sangka dia akan mengatakan ha litu, benarkah ucapannya? Ataukah hanya candaan semata? Aku tak mengerti apa dibalik arti semua kata yang keluar dari mulutnya. Penuh tanda tanya ? Otakku sesak, dengan dengan semua pertanyaan yang berputar-putar dalam pikiranku. Lisanku beku, aku tak tau apa yang harus aku ucapkan. Hatiku tergetar, tak terasa buliran air mata jatuh membasahi pipi. Rona wajahku memerah, aku malu, takut dengan ini, aku tak ingin jatuh untuk kedua kalinya. Hidayah yang telah kujemput dengan susah payah janganlah Kau ambil lagi Tuhan.
Aku sadar ini salah, aku tak ingin kembali mengukir cerita kelam dalam bingkai hidupku. Ampuni hambamu ini Tuhan. Dalam sujud panjangku, aku luapkan semua kegelisahan ini, hanya padaNyalah aku mengadu, meminta belas kasihNya, mengharap segala keramahanNya.
Perasaan ini, perasaan yang dulu pernah aku rasakan. Tapi benarkah perasaan ini? aku takut ini hanyalah nafsu dunia, yang mampu menjatuhkanku kembali. Dalam heningnya sepertiga malam, aku tunduk dalam segala kelemahanku, aku hanyalah hamba yang tak berdaya, Kau yang memberi kekuatan, dan Kaupun yang berkehendak kapan pun mengambilnya. aku berdoa dalam sujudku, jagalah hati ini Tuhan, jika ini perasaan bukan perasaan nafsu dunia, simpanlah perasaan ini hingga saatnya tiba. Aku tak ingin merusak kemuliaan cinta dariMu, labuhkanlah cinta ini pada seseorang yang benar-benar melabuhkan cintanya padaMu yang Maha Pemberi cinta. Yang selalu menempatkan diriMu pada posisi yang pertama. Labuhkanlah hati ini pada seseorang yang akan berjuang bersama untuk menguatkan agama ini, yang senantiasa membimbingku dalam bingkai islam untuk terus memperbaiki diri dan berjuang dalam jihad padaMu. Jikalah dia, jalannya dan jalanku pastilah akan berujung sama hanya padamu, maka pertemukanlah kami kembali. Tapi jika dia, hanya seseorang yang akan meruntuhkan agama ini, merusak kemuliaan cinta ini, menjatuhkan kembali diri, maka jauhkanlah dia Tuhan.
        Aku berharap mampu menyimpan perasaan ini rapat dalam dasar lubuk hati. Aku tak ingin perisai kalbuku retak, aku tak ingin hatiku buram karena cintanya,aku tak ingin kembali lusuh karena tergoda nafsu dunia. Begitupun dengannya, semoga dia mampu menjaganya, hingga tetap menjaga keselamatan dan kemuliaanya.
        Semuanya telah diatu rolehNya, aku tak ingin melangkahi kehendak Tuhan, tapi aku akan tetap melangkah bergerak dalam jalan cinta yang ditetapkanNya. Semoga Tuhan memberiku keistiqomahan menempuh jalan ini, hingga mempertemukanku dengan dia yang ter baik yang telah Tuhan siapkan untukku. Engkau yang Maha Membolak-balikan hati, teguhkanlah diri ini, kuatkanlah hati ini ,tautkanlah hati ini denganMu Sang Pemberi Hidup.
Labuhkanlah cintamu ketika dia sudah halal untukmu,
Engkau mencintainya, maka kau harus menjaganya
Engkau mencintainya, maka kau tak perlu dekat dengannya,
Engkau mencintainya, maka jangan kau sakiti hatinya.
 Jangan biarkan hatinya buram karena cintamu
Jangan biarkan telaga jiwanya keruh karen acintamu
Dan jangan biarkan perisai kalbunya retak bahkan pecah.
Wahai engkau hamba Allah
Karena cintamu, janganlah kaumengusik ketentraman hatinya
Jagalah izzahmu, jangan kau buat seorang perempuan menaruh harap padamu
Tegaslah Ar Rijal 
Ketika kau sedang jatuh cinta, jangan tunjukan, seolah-olah kau acuh tak ingin melihatnya
Biarlah kau dingin padanya, agar tak membuatnya merasa simpati.
Semua itu karena kau mencintainya,
Dan kau ingin menjaga keselamatan dan kemuliaannya :’) 




About Erien Setiana

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply